Stimulasi Perkembangan Anak 6-8 Bulan

 

Stimulasi Perkembangan Anak 6-8 Bulan


Halo, Bunda! Memasuki usia 6–8 bulan, si kecil akan semakin aktif mengeksplorasi dunia di sekitarnya. Pada tahap ini, bayi umumnya mulai belajar duduk tanpa bantuan, berguling dengan lebih lincah, merangkak, meraih dan memindahkan benda, hingga menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap lingkungan sekitar. Masa ini merupakan periode penting dalam perkembangan anak usia 6–8 bulan, sehingga Bunda perlu memberikan stimulasi yang tepat agar setiap aspek tumbuh kembangnya berkembang secara optimal. Melalui stimulasi bayi 6–8 bulan yang sesuai, Bunda dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik, sensorik, kognitif, bahasa, serta sosial emosional si kecil. Aktivitas sederhana seperti mengajak bermain, membacakan buku bergambar, memberikan kesempatan untuk merangkak, dan mengajak berkomunikasi setiap hari dapat memberikan manfaat besar bagi perkembangannya. Yuk, simak berbagai cara meningkatkan perkembangan anak usia 6–8 bulan yang mudah dilakukan di rumah agar si kecil tumbuh sehat, aktif, cerdas, dan semakin percaya diri dalam mencapai setiap milestone perkembangannya.

1)     Motorik kasar

a)   Duduk sendiri dengan kedua tangan menyangga tubuh. Bayi diposisikan duduk, posisikan kedua tangan bayi terbuka dan menyangga tubuh.

b)   Bayi dapat duduk sendiri tanpa bantuan dari posisi tengkurap

Bayi diposisikan tengkurap, kemudian orang tua menarik pinggul bayi ke arah belakang secara perlahan. Saat pinggul sudah dalam posisi menekuk dan kedua lutut bayi sudah menumpu, tarik dan posisikan pinggul bayi ke samping kiri atau kanan, serta pantat bayi diposisikan menempel pada alas. Pastikan 1 tangan bayi menapak kuat pada alas dan tangan lainnya diarahkan ke belakang sehingga bayi berada pada posisi duduk dan tangan yang bergerak menumpu pada samping badan.

c)   Duduk sambil bermain dengan mainannya.

2)     Motorik halus

a)   Memindahkan mainan dari tangan satu ke tangan yang lain

Letakkan sebuah mainan di tangan bayi, dan perhatikan apakah bayi memindahkan mainan tersebut ke tangan lainnya.

b) Meraih dan memegang benda dengan tepat dan terarah. Ajak bayi belajar untuk meraih mainan dengan tetap mempertahankan stabilitas duduknya.

c)     Memegang mainan sendiri dan memegang makanan yang digigit

Gerakan tangan lebih bebas, bayi mengembangkan kemampuan menggunakan tangan untuk bermain, memegang mainan dan makanan dengan jari-jarinya.

3)     Bicara dan bahasa

a)   Mengenali gambar di buku atau majalah

Pilih gambar gambar menarik yang berwarna warni dari buku atau majalah. Sebut nama gambar.

b)  Memahami perintah dengan bahasa tubuh. Ajari anak untuk mengikuti perintah-perintah sederhana, misalnya tepuk tangan.

4)     Sosialisasi dan kemandirian

a)     Makan kue sendiri

b)     Mencoba meraih benda yang berada di luat jangkauan

c)   Senang melihat diri sendiri di cermin. Bawa bayi kedepan cermin untuk melihat dirinya sendiri.


Sumber : Buku Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (Kemenkes RI)

Comments

Popular posts from this blog

Stimulasi Perkembangan Anak 18-23 Bulan

Stimulasi Perkembangan Anak 24-35 Bulan

Stimulasi Perkembangan Anak 3-5 Bulan