Stimulasi Perkembangan Anak 18-23 Bulan

 Stimulasi Perkembangan Anak 18-23 Bulan


Halo, Bunda! Memasuki usia 18–23 bulan, si kecil sedang berada pada fase yang penuh rasa ingin tahu dan semangat untuk belajar hal-hal baru. Di usia ini, anak umumnya sudah mampu berjalan bahkan berlari, mulai menyusun kalimat sederhana, mengikuti instruksi, serta menunjukkan kemampuan berpikir dan berinteraksi yang semakin berkembang. Oleh karena itu, memberikan stimulasi anak usia 18–23 bulan yang tepat sangat penting untuk mendukung perkembangan anak usia 18–23 bulan secara optimal. Bunda dapat mengajak si kecil bermain sambil belajar melalui aktivitas sederhana, seperti menyusun balok, menggambar, membaca buku cerita, bernyanyi, bermain peran, atau mengenalkan berbagai benda dan warna di sekitarnya. Selain menyenangkan, kegiatan-kegiatan tersebut juga dapat membantu mengasah kemampuan motorik, bahasa, kognitif, sosial, dan emosional anak. Yuk, simak berbagai cara meningkatkan perkembangan anak usia 18–23 bulan yang mudah diterapkan di rumah agar si kecil tumbuh menjadi anak yang aktif, cerdas, mandiri, dan siap menghadapi tahapan perkembangan berikutnya.

1)     Motorik kasar

a)   Berjalan dengan stabil

Ajak anak untuk aktif bermain, berjalan di halaman dan taman, untuk mengoptimalkan perkembangan stabilitas dan kekuatan ototnya.

b)   Berjalan naik dan turun tangga dengan bantuan

Ajarkan anak untuk naik dan turun tangga, gandeng pada satu tangannya untuk membantu stabilitas.

c)   Berjalan menuju bola dan berusaha menendangnya

Biarkan anak mencoba mendorong bola dengan kakinya agar bola dapat bergerak maju.

d)   Menekuk lutut pada posisi jongkok dan berdiri kembali

Ajak anak untuk bermain dengan mengumpulkan mainan kecil atau balok yang terjatuh di lantai, Anak akan melakukan gerakan jongkok berdiri berulang kali dan mengoptimalkan perkembangan stabilitas.

2)     Motorik halus

a)   Membalik kertas, menunjuk, dan memperhatikan gambar

Pada saat membacakan buku cerita, ajarkan pada anak cara membalik halaman atau kertas.

b)   Menyusun 3-4 balok

Ajak anak bermain membuat menara dengan menyusun balok ke atas tanpa menjatuhkannya.

c)   Belajar ukuran benda, memasukan benda ke cangkir dan mengeluarkannya lagi

d)   Memegang gelas dengan kedua tangan dan minum sendiri

Anak akan semakin terampil mengontrol gerakan tangannya untuk melakukan aktivitas yang bertujuan.

3)     Bicara dan bahasa

a)   Mengerjakan perintah sederhana tanpa bahasa tubuh

Beri perintah sederhana kepada anak seperti “tolong bawakan mainan”. Tunjukkan kepada anak cara mengerjakan perintah tadi, gunakan kata-kata sederhana.

b)   Dapat mengucapkan lebih dari 20 kosakata

Seringlah mengajak anak untuk melihat buku dan majalah bergambar. Orang tua menceritakan kemudian meninta anak untuuk menyebutkan kembali benda atau kegiatan yang ada di dalam buku.

4)     Sosialisasi dan kemadirian

a) Melepaskan pakaiannya dengan bantuan. Tunjukkan kepada anak cara melepas pakaiannya.

b)   Membantu atau menirukan pekerjaan rumah tangga. Ajak anak membantu pekerjaan rumah tangga.


Sumber : Buku Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (Kemenkes RI)

Comments

Popular posts from this blog

Stimulasi Perkembangan Anak 24-35 Bulan

Stimulasi Perkembangan Anak 3-5 Bulan