Stimulasi Perkembangan Anak 36-47 Bulan
Stimulasi Perkembangan Anak 36-47 Bulan
1)
Motorik
kasar
a) Naik
dan turun tangga dengan kaki bergantian
Lanjutkan
stimulasi, berikan pengawasan pada saat anak berjalan naik turun tangga.
b)
Melompat
dengan 2 kaki dan Latihan keseimbangan
(1) Untuk
melatih kekuatan otot kaki dan keseimbangan anak, tunjukkan kepada anak cara
berjalan sambil berjinjit. Buat agar anak mau mengikuti berjalan jinjit di
sekeliling ruangan.
(2) Ajarkan
anak untuk melompat jauh dengan kedua kakinya bersamaan. Usahakan agar anak
belajar melompat dengan batasan lompatan yang secara bertahap dibuat menjadi
lebih jauh.
(3) Ajari
anak cara berdiri dengan 1 kaki secara bergantian. Anak mungkin perlu
berpegangan kepada orang tua atau kursi ketika anak melakukan untuk pertama
kalinya
c) Mengayuh
sepeda roda tiga
Ajak anak untuk
aktif bermain, melompat, berdiri di atas 1 kaki, dan bersepeda bersama.
2)
Motorik
halus
a) Memasukkan
tali ke dalam lubang
Gunting sebuah
gambar dari majalah, tempel pada selembar karton. Buat lubang-lubang di
sekeliling gambar tersebut. Ambil tali rafia dan simpulkan salah satu ujungnya.
Kemudian ajari anak cara ‘menjahit’ sekeliling gambar, tali rafia dimasukkan ke
lubang-lubang tersebut satu persatu.
b) Menggambar
rumah dengan pintu, jendela, atap
c) Menggambar
orang dengan kepala, badan, tangan, dan kaki
Berikan contoh
cara menggambar orang dan melengkapi anggota tubuhnya, juga menggambar bentuk
bentuk lain yang anak suka.
d) Memotong
dengan gunting mainan. Berikan gunting mainan kepada anak, tunjukkan cara
menggunting, beri gambar besar untuk latihan menggunting.
e) Membuka
kancing. Ajarkan anak untuk memakai dan melepas baju yang berkancing.
3)
Bicara
dan bahasa
a) Bercerita,
mengenal kata sifat, lawan kata, kegunaan benda, menyatakan perasaan, dan
konsep waktu
(1) Buat agar anak mau bercerita mengenai dirinya, hobinya, atau mengenai Orang tua. Orang tua dapat bercerita tentang sesuatu dan kemudian minta anak menyelesaikan cerita itu.
4)
Sosialisasi
dan kemandirian
a) Mencuci
tangan dan mengeringkan tangan sendiri. Tunjukkan pada anak cara memakai sabun
dan membasuh dengan air ketika mencuci kaki dan tangannya.
b) Bermain
bersama teman dan mengikuti aturan permainan. Biarkan anak bermain dengan teman
sebayanya. Biarkan anak bersosialisasi dengan memahami aturan permainan.
c) Mengetahui
anggota tubuh yang tidak boleh disentuh atau dipegang orang lain
Ajari anak
mengenai bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain, kecuali orang tua
dan dokter. Anggota tubuh tersebut adalah mulut, dada, sela paha, dan pantat. Ajarkan
anak untuk tidak mau diajak orang lain tanpa sepengetahuan orang tua.
d) Menggunakan
kaos tanpa dibantu
Ajari anak
berpakaian sendiri tanpa bantuan. Beri kesempatan anak memilih sendiri pakaian
yang akan dikenakan.
Sumber : Buku Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (Kemenkes RI)
.jpg)
Comments
Post a Comment